Tuesday, May 31, 2011

PUTUS ASA~



بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَـٰنِ الرَّحِيم

Putus asa bukanlah sebuah pilihan dalam kehidupan seorang yang beriman.

Yaakub menjawab: "Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku, dan aku mengetahui dari Allah apa yang kamu tiada mengetahuinya."

Hai anak-anakku, pergilah kamu, maka carilah berita tentang Yusuf dan saudaranya dan jangan kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya tiada berputus asa dari rahmat Allah, melainkan kaum yang kafir".
(Yusuf: 86-87)


Berkata Ibrahim: "Apakah kamu memberi khabar gembira kepadaku padahal usiaku telah lanjut, maka dengan cara bagaimanakah (terlaksananya) berita gembira yang kamu khabarkan ini?" Mereka menjawab: "Kami menyampaikan khabar gembira kepadamu dengan benar, maka janganlah kamu termasuk orang-orang yang berputus asa". Ibrahim berkata: "Tidak ada orang yang berputus asa dari rahmat Tuhannya, kecuali orang-orang yang sesat". (Al-Hijr: 54-56)


Teruslah berusaha, pantang putus asa, menyerah kalah, lemah, tetaplah optimis, dan iringinya dengan berdoa.


Do'a adalah senjata seorang mukmin dan tiang (pilar) agama serta cahaya langit dan bumi. (HR. Abu Ya'la)


Dan Tuhanmu berfirman: "Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Kuperkenankan bagimu. Sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembah-Ku akan masuk neraka Jahanam dalam keadaan hina dina". (Al-Mu'min: 60)


Atau siapakah yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdoa kepadaNya dan yang menghilangkan kesusahan dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Amat sedikitlah kamu mengingati (Nya). (An-Naml: 62)


Ketika kesulitan dan masalah yang begitu sesak menghimpit dada, ketika jalan keluar bagaikan suatu hal yang mustahil maka kuatkanlah kesabaranmu (bersabar dalam erti terus berusaha dan menjaga diri dari melakukan perbuatan yang dilarang) dan yakinlah bahawa Tuhanmu, Allah SWT, adalah zat yang Maha Perkasa.

Sentiasalah libatkan Allah dalam kehidupan kita, dalam kesulitan, dan dalam kesyukuran, ketika kesukaran telah berganti kebahagiaan. Insya Allah.

Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan, sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. (Al-Insyiraah: 5-6)


Dan barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Allah menjadikan baginya kemudahan dalam urusannya. (Ath-Thalaaq: 4)

-------------------------------------------------------------------

Luqman Al-Hakim pernah berpesan kepada anaknya," Wahai anakku,dunia ini ibarat lautan yang dalam,ramai manusia yang tenggelam didalamnya.Jadikanlah taqwa sebagai bahteramu,iman sebagai penumpang dan tawakal sebagai layarnya,semoga engkau beroleh kejayaan..."


"Jangan menuntut kepada Allah kerana terlambatnya permintaan yang telah engkau panjatkan kepadaNya. Namun, hendaknya engkau menghitung diri. Tuntut dirimu supaya tidak terlambat melaksanakan kewajipan-kewajipanmu kepada Allah SWT." (Ibnu Athailah)


"Allahumma Nawwir Qulubana Bi-Nuri Hidayatika Kama Nawwartal Arda Bi-Nuri Syamsika Abadan, Abadan, Abadan, Birohmatika Ya Arhamar Rahimin"

[Ya Allah, Pancarkanlah Cahaya Kepada Hati Kami, Dengan Cahaya Hidayahmu Sebagaimana Engkau Cahayai Bumi Dengan Mataharimu Selamanya,. Selamanya,. Selamanya,, Berkat Kasih Sayangmu Wahai

Dzat Yang Sebaik-Baik Melimpahkan Cinta Kasih Sayang..]

P/S:-EXAM FEVER-MAY BRING US CLOSER TO ALLAH~

1 comment:

  1. emm syukran ukhti...
    tepat pada masanya memerlukannya!

    ReplyDelete